Makalah

Pentingnya Implementasi Leadership Dalam Mewujudkan Kualitas Kader  Di Indonesia

Disusun Oleh

DEVISI KERUMAHTANGGAAN PERIODE 2021

 

Racana Trunojoyo Dan Racana Rato Ebu 

Gugus Depan Bangkalan 02.067-02.068

Pangkalan Universitas Trunojoyo Madura

2021 

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang telah memberikan rahmat, taufiq, dan inayah-Nya kepada kita sehingga kita dapat menjalankan aktivitas sehari-hari. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi dan Rasul, Sang Revolusioner sejati, yakni Nabi Muhammad SAW yang telah membawa umat manusia dari zaman kebodohan menuju kehidupan yang penuh dengan ilmu pengetahuan. Suatu rahmat yang besar dari Allah SWT yang selanjutnya penulis syukuri sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Pentingnya Implementasi Leadership Dalam Mewujudkan Kualitas Kader  Di Indonesia” ini. 

Penulis ucapkan banyak terima kasih kepada kakak kakak, dan kawan-kawan yang telah memberikan dukungan moril dan materil sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Tak ada gading yang tak retak. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini. Maka dari itu, saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan dari kawan-kawan., semoga makalah ini bermanfaat sebagai penambah wawasan tentang peran pemudi dalam pembangunan.

BANGKALAN , 12 JUNI 2021

Penulis

Febrianti Dwi Vitria Putri

 

DAFTAR ISI

SAMPUL  I
KATA PENGANTAR II
DAFTAR ISI  II
BAB 1 PENDAHULUAN 
  1. Latar Belakang 
  2. Rumusan Masalah 
  3. Tujuan 
1

2

2

BAB II PEMBAHASAN 
  1. Pengertian Leadersip atau kepemimpinan 
  2. Pemahaman pentinganya kemamampuan leadership
  3. Implementasi anggota pramuka  terhadap leadership
3

4

5

BAB III PENUTUP 
Kesimpulan  7
DAFTAR PUSTAKA  8

 

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang 

Gerakan Pramuka adalah organisasi yang dibentuk oleh Pramuka untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan. Pendidikan dalam kepramukaan dilaksanakan dengan berbagai kegiatan pembelajaran yang menarik. Kegiatan pendidikan kepramukaan dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan spiritual dan intelektual, keterampilan, dan ketahanan diri yang dilaksanakan melalui metode belajar interaktif dan progresif. Pendidikan dalam kepramukaan dilaksanakan dengan berbagai kegiatan pembelajaran yang menarik. Agar tujuan pendidikan kepramukaan dapat tercapai Organisasi 

Generasi muda merupakan kader-kader pemimpin masa depan bangsa. Dalam rangka menyiapkan generasi muda menjadi pemimpin maka diperlukan pembinaan yang memadahi, terarah dan berkesinambungan. Pembinaan dapat dilakukan melalu berbagai lembaga / organisasi diantaranya Gerakan Pramuka

Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia (Moejiono, 2002). Ada banyak definisi kepemimpinan yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.

 

Definisi Kepemimpinan menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) adalah kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok. Kepemimpinan menurut Young (dalam Kartono, 2003) lebih terarah dan terperinci dari definisi sebelumnya. Menurutnya kepemimpinan adalah bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.

Untuk mendapatkan hasil yang baik maka para pemimpin harus serius, optimal dan bersungguh-sungguh dalam menerapkan konsep tersebut sehingga dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerja pelayanan publik. Begitu pentingnya faktor gaya kepemimpinan pada manajemen instansi  saat mengelola instansi yang bersangkutan, supaya tujuan yang sudah mereka rencanakan dapat tercapai secara ekonomis, efisien dan efektif. Karena maju atau mundurnya suatu negara bergantung pada para aparatur yang mengelola pemerintahan pada negara tersebut.

  1. Rumusan Masalah 
  1. Apa pengertian leadrship atau kepemimpinan ? 
  2. Pemahaman pentinganya kemamampuan leadership
  3. bagaimana Implementasi anggota pramuka  terhadap leadership

 

  1. TUJUAN 
  1. Mengenal dan paham secara mendalam tentang pengertian leadership / kepemimpinan  
  2. Memahami pentingnya leadership / kepemimpina  terhadap diri sendiri 
  3. Implementasi anggota pramuka  terhadap leadership

 

BAB  II 

PEMBAHASAN

  1. Pengertian leadership/kepemimpinan 

Kepemimpinan berasal dari bahasa inggris leadership yang berasal dari kata leader. Kata leader muncul pertama kali pada tahun 1300-an, sedangkan kata leadership muncul kemudian sekitar tahun 1700-an. Ada banyak definisi kepemimpinan, salah satunya Ott (1996) mengungkapkan definisi kepemimpinan sebagai proses hubungan antar pribadi yang di dalamnya seseorang mempengaruhi sikap, kepercayaan dan perilaku orang lain. Locke et al., (1991) juga mendefinisikan kepemimpinan sebagai proses dalam membujuk orang lain untuk mengambil langkah menuju suatu sasaran bersama. Sejalan dengan kedua pendapat di atas, Soehardi Sigit dalam bukunya Teori Kepemimpinan Dalam Manajemen, mengutip pendapat George R. Terry yang mengatakan bahwa, “leadership is the relationship in which one person, the leader, influences the others to work together willingly on related task to attain that which the leader desire” (Kepemimpinan adalah hubungan di mana di dalamnya antara orang dan pemimpin saling mempengaruhi agar mau bekerjasama berbagi tugas untuk mencapai keinginan sang pemimpin).8 Sedangkan kepemimpinan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah suatu bentuk cara memimpin.9 Hal tersebut memiliki arti bahwa kepemimpinan adalah keseluruhan tindakan atau kemampuan untuk mempengaruhi atau mengajak orang lain dalam usaha mencapai suatu tujuan bersama. 

Berdasarkan definisi-definisi di atas, maka dapat ditarik suatu kesimpulan mengenai kepemimpinan, bahwa masalah kepemimpinan 7Veithzal R. dan Deddy M., 2012, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, Rajawali Press, Jakarta. 8 Rohim A. F. dan Iip W., 2001, Kepemimpinan Islam, UII Press Yogyakarta, Yogyakarta. 9 Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa, Jakarta. 5 adalah masalah sosial yang di dalamnya terjadi interaksi antara pihak yang memimpin dan pihak yang dipimpin untuk mencapai tujuan bersama, baik itu dengan membujuk maupun mempengaruhi. Maka dari itu, dapat dipahami bahwa tugas seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinanannya tidak hanya terbatas pada kemampuannya dalam melaksanakan program yang ada, tetapi lebih dari itu ia juga harus mampu melibatkan seluruh lapisan organisasinya atau masyarakatnya untuk turut andil berperan secara aktif, sehingga akan memberikan kontribusi yang positif pula.8 Kepemimpinan (leadership) adalah kemampuan atau kekuasaan yang digunakan oleh pemimpin untuk menggerakkan para pengikutnya dalam mencapai visi atau tujuan organisasi. 

Kepemimpinan dan pemimpin merupakan dua hal yang berbeda, meskipun keduanya tidak benar-benar dapat dipisahkan. Pemimpin lebih mengacu kepada seseorang atau sekelompok orang yang memimpin suatu organisasi (people), sedangkan kepemimpinan diartikan sebagai sistem atau koordinasi aktivitas dari para pemimpin untuk mencapai tujuan organisasi (activity). Sistem tersebut mencakup budaya, nilai-nilai, prosedur dan aturan-aturan yang berlaku untuk menata dan menjadi dasar semua tindakan, perilaku dan pembuat keputusan. 

 

  1. Pemahaman pentinganya kemamampuan leadership

Kemampuan dalam memimpin seseorang sangatlah penting karena itu dapat meningkatkan kualitas diri sendiri, seorang pemimpin harus paham terhadap kompenen dalam kepemimpinan, seorang pemimpin sebelum  memimpin orang lain harus bisa memimpin dirinya sendiri,, berikut adalah beberapa kompenen yang harus di ketahui 

  • Komponen Utama dalam Pengertian leadership / Kepemimpinan 
  1. Visi atau Misi dan Tujuan Visi adalah gambaran masa depan suatu organisasi yang akan dicapai atau dibentuk. Visi baru bermakna jika semua pihak yang terkait menjiwai dan mendukung serta melakukan tindakan yang tepat. 
  2. Pemimpin dan Kemampuannya Kemampuan pemimpin dalam menggerakkan pengikut sangatlah penting, karena tanpa kemampuan untuk menggerakkan dan mengarahkan aktivitas organisasi akan membuat kondisi yang kacau 6 balau. Kepemimpinan mengatur tata cara yang mempengaruhi aktivitas para pengikutnya, dan tidak asal memerintah. 
  3. Pengikut Pemimpin tidak dapat bekerja dengan tangan sendiri. Seseorang dapat menjadi pemimpin jika sekurangnya didukung satu pengikut. Pemimpin adalah seseorang yang memberi perintah kepada pengikutnya. Memimpin berarti maju terus, menunjukkan jalan dan memberi inspirasi kepada pengikut untuk mengikutinya. 
  4. Proses atau Gerakan Gerakan pencapaian visi dapat dilakukan dengan salah satu atau lebih strategi. Gerakan tersebut dapat dipicu berbagai cara seperti pemberian hadiah/reward kepada pengikut, mengancam pengikut, memberi penjelasan secara umum (public speaking), persuasi/ motivasi dan memberi tauladan (role models). 
  5. Kemampuan Kemampuan kadang memerlukan kekuasaan. Kemampuan bukanlah pengetahuan ataupun sains. Kekuasaan dapat dimiliki oleh pemimpin untuk memerintah atau mendorong proses gerakan pencapaian visi organisasi. Kekuasaan bisa diperoleh secara pasif maupun aktif. Pemimpin bisa diangkat menjadi pimpinan atau pejabat oleh atasan yang lebih tinggi, pemimpin tersebut berarti pasif. Secara aktif, pemimpin bisa mengangkat dirinya sendiri, karena punya kekayaan, status, keahlian tertentu atau dipromosikan oleh pihak lain. Selain itu secara aktif juga bisa terjadi jika calon mempromosikan dirinya sendiri sebagai pemimpin dihadapan orang-orang yang berhak

 

  1. Implementasi anggota pramuka  terhadap leadership

Membahas tentang kesetaraan seorang pemimpin selalu meberikan hak dan kesempatan yang sama kepada semua warga tanpa memandang ras, keyakinan ataupun asal-muasal. Kebebasan berekspresi merupakan hak yang diberikan kepada siapa saja untuk menyuarakan kepedulian, persetujuan atau saran atas suatu persoalan yang mempengaruhi kesejahteraan. Seorang Pemimpin selalu mendengarkan pandangan orang lain dengan seksama, Karakteristik yang ada pada pada pemimpin, terutama para anggoota pramuka, baik itu dalam mengelola tim, organisasi dan bangsa.bisa mengambil contoh dari karakter Nabi Muhammad SAW merupakan perwujudan suri tauladan kepemimpinan yang baik bagi semua orang dan sangat patut dicontoh oleh para anggota pramuka. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ismail Noor, keagungan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW merupakan sumber inspirasi oleh berbagai tipe orang berpengaruh baik itu negarawan, militer, pemimpin politik maupun pemimpin agama. para anggota pramuka sudah seharusnya meneladani kepemimpinan dan gaya kekuasaan , seorang anggota pramuka pastinya sudah sangat paham dalam pemimpin dalam kepemahaman itu dapat di terapkan di lingkungan sekitar agar pemahaman kepemimpinan dapat menjadikan kader kader yang berkualitas. 

BAB III 

PENUTUP 

  1. KESIMPULAN 

Kemampuan leadership/kepemimpinan harus bisa di miliki oleh sitiap kader karena setiap orang itu adalah pemimpin diri sendirinya barulah jika paham akan dirinya akan bisa memimpin orang lain, keagungan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW merupakan sumber inspirasi oleh berbagai tipe orang berpengaruh baik itu negarawan, militer, pemimpin politik maupun pemimpin agama. para anggota pramuka sudah seharusnya meneladani kepemimpinan dan gaya kekuasaan , seorang anggota pramuka pastonya sudah sangat paham dalam pemimpin dalam kepemahaman itu dapat di terapkan di lingkungan

DAFTAR PUSTAKA

Abu Ahmadi, 2009, Psikologi Sosial, Rineka Cipta, Jakarta. Aswaja International School, 2017, Pentingnya Meneladani Sifat Rasulullah (Tabligh, Siddiq, Amanah, Fathonah), Terdapat di http://aswaja.sch.id [Diakses pada 10 September 2018]. 

Alamsyah, M. Nur. 2009. Eksistensi Nilai-Nili Filosofi Kebangsaan dalam Kepemimpinan Nasional. Jurnal Academica Fisip UNTAD Vol.1

Lili Indrawati Prodi Akuntansi Manajemen Pemerintahan – Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung, Peran Gaya Kepemimpinan Terhadap Implementasi New Public Management Dalam Peningkatan Kinerja Manajerial Sektor Publik

Jatmiko. 2013. Pemimpin dan kepemimpinan organisasi. Jurnal forum ilmiah volume 10, NO. 2 2013

Soliha E. dan Hersugondo., 2008, Kepemimpinan yang Efektif dan Perubahan Organisasi, “Fokus Ekonomi”, 7 (2), 83-93. 14 Timotius K. H, 2016, Kepemimpinan dan Kepengikutan Teori dan Perkembangannya, CV Andi Offset, Yogyakarta. Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008, 

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa, Jakarta. Veithzal R. dan Deddy M., 2012, Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, Rajawali Press, Jakarta. Zakiul, Fikri, 2018, Di Bawah Naungan Khittah Perjuangan HMI, Istana Media, Yogyakarta.